jangan marah dan manfaatnya

jangan marahSeorang sahabat bertanya kepada Rasulullah saw. Berilah aku nasihat, jangan marah…. Lalu apalagi? Jangan marah…

Kurang lebih Hadits di atas adalah salah satu kutipan Rasulullah saw terhadap sahabatnya yang diriwatkan oleh Bukhari. Maka teman teman semua, mari kita sedikit bahas mengenai marah, dan kenapa juga kita mesti menjaga diri kita jangan sampai marah.

Marah pada dasarnya diperbolehkan, apalagi ketika ada kesalahan yang berhubungan dengan agama kita, maka kita wajib marah, dan mesti memperjuangkan hal itu. Akan tetapi dalam hal hal lainnya yang tidak ada hubungannya dengan pembelaan agama serta hak hak manusia, kita mesti memiliki salah satu mulia ini, bisa menjaga amarahnya.

Salah satu dampak dari mereka yang mudah marah adalah, kurang baiknya dalam pengambilan keputusan. Ketika marah, emosi meningkat dan pengambilan keputusan berubah yang awalnya rasional menjadi emosional. Maka seringkali ketika marah kita tidak bisa membedakan mana yang baik, mana yang salah, sehingga pengambilan keputusan akan ‘menyalahkan’ kepada pihak yang kita ada kemarahan padanya. Dari hal ini saja sudah banyak hal hal yang tidak baik yang akan kita dapati, mulai dari penyesalan atas keputusan yang dibuat, dan penyesalan itu cukup sakit juga untuk hati kita, bener kan? Jadi jaga marah kita.

Beberapa penelitian ternyata dengan marah, ada beberapa jaringan neutron dalam otak kita yang terputus karena begitu banyaknya darah yang  memenuhinya. Putusnya atau rusaknya jaringan itu kan membuat kemampuan otak / akal kita semakin tidak maksimal, maka akibatnya apa? Kita menjadi kurang bisa menggunakan akal kita dengan baik, contohnya? Seperti yang tadi disebutkan di awal, kita nantinya akan kurang bisa membedakan mana yang baik dan yang benar, sehingga dalam pengambilan setiap keputusan akan cenderung emosional. Kita semua tahu juga, pengambilan dengan emosional bisa tidak adil juga dalam beberapa penerapannya.

MEREDAM MARAH

Maka jika kita sudah tau bahwa marah itu mesti kita jaga untuk tidak melakukannya, atau ketika kita marah kita bisa segera meredamnya. Pertanyaanya, bagaimana caranya?

Dalam tuntunan rasulullah saw, ada cara yang cukup sederhana tapi sungguh sangat efektif.

Jika anda marah ketika berdiri, maka ubahlah posisi, jika berdiri, maka duduklah… jika sedang duduk, coba untuk berbaringlah… jika hal ini masih belum bisa meredam hal itu… ambillah air wudhu… dinginkan dengan air panasnya hati kita, karena fitrahnya air akan memadamkan api. Jika itu masih belum bisa maka sholatlah.

Semoga bermanfaat.

BC-Shop – Jual Bed Cover – Bantal Selimut Murah

Advertisements